Kamis, 11 Mei 2017

NUTRISI HATI * BBM<< 110517




NUTRISI HATI
SCREENSHOTS 110517
ON BBM
BUNDA SAHSA LESTARI 





Selalu semangat.. Aamin yra
Lestari sahsa malika

MEGENGAN

“MEGENGAN"
.
Di desaku setiap menjelang puasa ada tradisi megengan,yaitu acara kirim doa dengan mengundang tetangga "bancakan" tak lupa berkatnya ada kue apem.
dan juga kupatan,kalau kupatan di bawa ke langgar masing-masing biasanya membawa satu baki berisi 20 kupat di lengkapi srundeng/kelapa parut.


Kata Megengan berasal dari bahasa Jawa “ Megeng” yang berarti Ngeker/mekeg atau Menahan.
terjemahan bebas :
ungkapan megeng/mekeg/ngeker
artinya menahan nafas
atau megeng hawa nafsu menahan hawa nafsu dan sebagainya.
dari kata “Megeng” Menjadi kata “Megengan”,deng
an ditambah akhiran “-an”
mengandung arti Suatu Proses Kontinuitas (terus – menerus)
dan Dikaitkan dengan konteks Ramadahan
kata “Megeng” selaras dengan kata Shaum yakni Puasa, yang berarti menahan.
Shaum atau Puasa diartikan sebagai Proses Menahan
(megeng atau ngeker) diri atau hawa nafsu dari yang membatalkan puasa seperti makan,minum dan hal-hal yang membangkitkan Syahwat,
serta hal-hal yang dapat membatalkannya.
Maka secara Simbolik,Tradisi Megengan merupakan acara pembekalan untuk berpuasa serta sebagai tanda atau simbol bahwa manusia akan memasuki bulan puasa sehingga harus menahan hawa nafsu,dalam kegiatan tersebut,juga dimaksudkan untuk berdo’a memohon pertolongan kepada Allah Swt,agar diberikan kekuatan untuk melakukan Ibadah puasa,karena tanpa pertolonganNya,puasa dirasakan sebagai sesuatu yang amat berat.
Puasa tidak hanya menahan diri dari yang membatalkannya secara lahir saja,tetapi juga menahan kebiasaan buruk setiap harinya.
Puasa lebih bersifat latihan rasa yang mencakup dimensi bathiniah, dalam ungkapan jawa ada yang mengatakan PASA (baca:Poso)
berarti ngempet rasa,ada juga yang mengartikan ngeposke rasa yang mempunyai makna/
memberhentikan rasa.
inilah yang tersampaikan dalam Tradisi “Megengan” tersebut.
.
Ada lagi simbol yang khas dalam tradisi ini, yaitu Kue Apem.
kata apem menurut mbah kyai berasal dari bahasa arab yaitu “Afwun” bermakna ampunan, maaf atau memaafkan.
Maksudnya adalah kita diingatkan pada bulan Sya’ban menjelang bulan Ramadhan,agar kita saling memaafkan dan meminta ampunan kepada Gusti Allah sehingga kita bisa menjalankan Ibadah puasa dengan tenang.
Dan dikarenakan dalam Bahasa Jawa tidak mengenal huruf “F”, Maka kata “Afwun” berubah “Apwun”,kemudian Apwum,lalu Apwem,dan akhirnya Apem,dan insyaAllah,inilah yang menginspirasi adanya kue apem dalam megengan.
.
Dilihat dari bahan dasarnya,
kue apem melambangkan kebersihan dan kesucian.
*Beras putih, berwarna putih melambangkan kesucian.
*Santan merupakan sari buah kelapa yang bermanfaat semua bagiannya adalah melambangkan sari atau ketulusan hati manusia, bahkan ada juga yang mengartikan “Santen” sebagai akronim dari kata jawa”Saged a Nyuwun Pengapunten”..
*Gula dan garam melambangkan perasaan hati.
*Daun yang dibentuk kerucut melambangkan pengerucutan semua pada satu titik Yakni Gusti Allah Ta’aala.
Maka bila bahan-bahan tersebut dijadikan satu,
Makna Simbolisnya adalah Kesucian dan ketulusan perasaan hati manusia yang ikhlas karena Allah semata.
.
Sungguh indah ungkapan rasa para sesepuh kita dulu,
memaknai rasa syukur nikmat kepada Gusti Allah atas segala yang dikaruniakan kepada hambaNya yang telah dicontohkan dengan tradisi budaya secara turun temurun oleh para sesepuh kita.
*"Malam Nisyfu Sya'ban
Insya Alloh jatuh pada hari Kamis Tgl 11 Mei 2017 malam jum'at pahing
(ditutupnya buku amalan kita dlm setahun).
->Jadi Sebelum terlambat Saya & keluarga meminta maaf
.. ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻣﻴﻦ ... .... ﺃﻣﻴﻦ .... ﺃﻣﻴﻦ ﻳﺎﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦْ . ﺁﻣِﻴﻦْ ﻳَﺎ ﻣُﺠِﻴﺐَ ﺍﻟﺴَّﺎﺋِﻠِﻴﻦْ ﺁﻣٌــــﻴٍﻦْ ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻣﻴﻦ .
Maaf lahir bathin semua dosa dan salah ya temans..
(bunda sahsa & keluarga)



Kamis,110517
Lestari sahsa malika

Senin, 08 Mei 2017

SANGU LELADI *TWETTER>>100517

SANGU LELADI
SCREENSHOTS >>BUNDA SAHSA
MEI 2017
ON TWETTER




Lestari sahsa malika
Denok ayu lestari
090517

WANITA TANGGUH

Waktu memang selalu bergulir dengan cepat,
Mungkin, selama ini aku memang tidak pernah benar-benar mengerti. Bagaimana seharusnya aku menjalani setiap lembaran hidup ini?
Bagaimana seharusnya aku menapaki jalan yang kadang terjal dan berliku.
Dan bagaimana seharusnya menyikapi sebuah masalah yg datang tanpa di undang?
Ya, kita (pnjngan dan saya)
sama-sama tahu dengan jelas apa saja yang telah kita lalui selama ini. Rintangan apa saja yang pernah kita hadapi.
Kegagalan apa saja yang sudah kita alami.
kita telah merasakan bagaimana kerasnya dunia tempat kita menjalani kehidupan.
Kita juga pernah measakan bagaimana berada dalam lingkaran pengkhiyanatan.
Sekarang ini, saya memang belum menjadi pribadi yang layak untuk dijadikan patokan.
Bukanlah kapasitasku untuk menggurui siapapun .
Aku percaya bahwa setiap orang bisa menjadi sosok yang jauh lebih bijaksana.
Tentu saja karena pernah melalui banyak ujian dlm hidupnya.
Namun, jika suatu saat nanti kita sedang terpuruk.
Merasa kacau dan tak tahu harus melangkah ke mana,
aku ingin panjenengan mengingat hal ini.
Sebuah pesan yang akan membuat berhenti menangisi diri dan segera kembali berdiri.
Senantiasa menjadi wanita yang tangguh dan mandiri.
Karena hidup ini ibarat berada dalam hutan yang penuh liku dan berduri.
Ya, hidup memang tidak mudah. Hidup itu penuh dengan tantangan. Perjuangan yang tidak akan ada habisnya.
Di sinilah, mental kita akan diuji.
Di dunia inilah, karakter kita akan ditempa.
bagaimana kaki kita pernah tertatih-tatih menghadapi berbagai persoalan pelik di setiap tikungan dan belokan dlm perjalanan hidup. rasanya seperti dijatuhkan ke sebuah lubang yang dalam dan ditinggalkan seorang diri bersama dengan kegelapan malam.
sendiri mencari jalan keluar Tanpa seorang pun yang sungguh memahami, apa yang berkecamuk di dalam hati.
Ya, sebuah episode hidup yang banyak menorehkan luka.
tapi, juga banyak memberikan pelajaran yang bermakna.
banyak batu sandungan yang hampir membuat langkah berhenti..apapun cobaan yang datang menghampiri, smg kita tetap menjadi sosok wanita yang tangguh dan mandiri.
Wanita tangguh itu bukan berarti tak boleh menangis.
Menangis bukan cerminan kelemahan.
Karena menangis itu merupakan hal yang manusiawi.
Jadi, jangan membendung tangis jikalau setiap tetes air mata itu dapat meredam gejolak dalam hati.


Wanita tangguh itu adalah wanita yang tidak takut akan kegagalan.
ia mungkin akan bersedih dan meluapkan emosi.
Tapi, ia tak akan terlena terlalu lama.
Ia akan segera menyeka air matanya.
mampu bangkit lagi dan kembali berdiri di atas kaki sendiri.
Menjadi wanita yang mandiri bukan berarti tak pernah mengeluh.
ia hanya Manusia yang punya keterbatasan dan punya rasa .
Wanita yang mandiri adalah wanita yang tidak bergantung berlebihan kepada orang lain.
Ia bukanlah wanita yang manja.
Jadi, jangan pernah menggantungkan masa depan kepada siapa pun.
setiap jenjang pada hidupnya berada dalam genggaman tangan kita sendiri.
Maka, selesaikanlah masalah secara dewasa dan tentukanlah keputusan sendiri tanpa merepotkan orang sekitarmu..
Tapi, ingat juga akan hal ini. Menjadi wanita mandiri ketika sudah berkeluarga, tak berarti melupakan tanggung jawab sebagai seorang ibu dan istri.
Hingga saat ini, aku pun masih terus mengasah diri.
Dan kuharap, akan terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Semoga alunan langkah kaki kita akan tetap senada dan seirama

“Karena wanita tangguh itu tidak mudah mengeluh.
Ia punya pendirian dan pantang menyerah.”
“Karena menjadi wanita mandiri berarti menghargai diri sebagai pribadi dan mampu memberdayakan diri sendiri.


**bahagia lahir dan batin itu tujuan hidup kita.
Semoga.....


Mei 2017

NUTRISI HATI * BBM<< 100517

screenshots << nutrisi hatiku
Bunda sahsa Mei17






Lestari sahsa malika
090517


Minggu, 30 April 2017

TENTANG ORANG BAIK (BUNDA SAHSA)

TENTANG ORANG BAIK (BUNDA SAHSA)

TENTANG ORANG BAIK (dengan seabreg permasalahannya)

Menjadi orang baik memang tidak ada salahnya.
bahkan kita memang harus berbuat baik kepada orang lain.
Tapi ada kalanya terlalu baik kepada orang lain,
sampai bahkan diri sendiri tidak sadar bahwa terlalu baik.
dan kadang terlalu baik bisa mendatangkan hal-hal buruk untuk diri sendiri.
lhoo...lhooo....masa sih?
hee'eemmm suerrrr... heeee

~Ketika orang baik melakukan banyak hal untuk teman atau orang lain..
mereka akan beranggapan bahwa temannya ini orang baik dan pasti akan melakukan apapun untuknya.
Sebagai teman, pasti ingin menjadi orang yang selalu ada saat mereka membutuhkan bantuan.
Apa salahnya sebuah bantuan, ketika tahu kalau itu bisa meringankan beban atau mengatasi masalah mereka?
Ya memang tidak salah,Selama masih masuk akal.
akan tetapi kalau mereka minta bantuan berulang-ulang, harus di pertanyakan...??

~orang baik selalu berpikir mereka akan lebih menghargainya dengan terus-terusan jika selalu bersikap baik?
=salah=
Mereka akan menghargai saat seseorang bisa menghargai diri sendiri.
Mungkin awalnya dia berpikir bahwa dengan berbuat baik terus-terusan akan membuatnya disukai banyak orang.
sehingga orang lain akan lebih menghargainya.
merasa lebih bisa diterima dengan berbuat baik sebanyak-banyaknya.
Tapi ini tidak selamanya berhasil.
Bisa-bisa malah digampangkan/disepelekan.
jadi harus bisa menghargai diri sendiri dulu, baru orang lain akan menghargai.

~orang baik berharap mereka juga akan melakukan hal yang sama dengan yang dia lakukan?
=Belum tentu=
Orang bilang berbuat baiklah tanpa pamrih.
memang sih, selain kita merasa seharusnya melakukan itu,dalam hati kecil kita mungkin juga berharap agar mereka juga akan melakukan hal yang sama kepada kita.
berharap boleh saja.
Tapi tidak semua harapan bisa terwujudkan bukan?
Belum tentu mereka-mereka yang menerima sikap baik kita akan melakukan hal yang sama saat kita butuh bantuan.
.
~orang baik biasanya akan mejadi pelarian banyak teman saat mereka membutuhkan sesuatu.
Dan bukan tidak mungkin akan ditinggalkan saat kebutuhannya terpenuhi.
walah..walahhh...iya bener sih heee
Akibat sikap yang iya-iya saja dan tidak tegaan inilah yang membuat orang lain menjadikan dia ,sbg orang pertama yang didatangi ketika mereka butuh bantuan. Membantu orang lain, memang memberikan sebuah kebahagiaan tersendiri.
tapi apakah pnjngn pernah berpikir bahwa mereka hanya datang pada saat butuh bantuan?
Kalau lagi tidak butuh bantuan, jangankan mengajak jalan bareng, mengontak untuk bertanya kabar saja tidak pernah.
Biasanya orang-orang seperti ini, akan pergi seiring masalahnya selesai.
Hilang begitu saja,dan nanti akan muncul lagi membawa segudang persoalan yang harus kita bantu selesaikan.
.
~sifat terlalu baik bisa mengundang orang untuk berniat jahat.
Bagi mereka, kita orang yang mudah dimanfaatkan.
Sikap terlalu baik kadang membuat kita juga berpikir bahwa semua orang itu baik,
dan kita tidak perlu berpikir dua kali untuk membantu orang yang minta bantuan.
Selain memberi peluang teman untuk mengambil keuntungan dari kebaikan kita,sifat terlalu baik ini juga bisa mengundang niat jahat orang lain.
Karena kita selalu polos dan tidak tegaan, bisa saja mereka jadi berniat menipu atau mengambil keuntungan apapun dari kepolosan kita.
ingat pesan Bang Napi : Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat jahat pelaku, tapi juga adanya kesempatan.
.
~Sikap terlalu baik juga menimbulkan curiga.
Orang-orang akan menduga kita punya maksud tersembunyi.
Ada kalanya juga kebaikan justru dicurigai oleh orang lain.
Berbeda dengan yang selalu
positive thinking kepada semua orang, mereka justru merasa aneh jika ada orang yang bersikap terlalu baik padanya.
bisa jadi orang itu punya niat tersembunyi yang patut di waspadai.
Bersikap baik, itu harus.
bersikap terlalu baik bisa mencurigakan.
.
~ Tak hanya itu, orang akan menganggap kita lemah dan mudah dianggap remeh.
Karena sikap yang cenderung nerima dan menghindari perdebatan,
orang-orang akan menilai sebagai orang yang lemah.
Kita juga akan dianggap sebagai orang yang tidak punya pendapat. Saat mengambil keputusan untuk kepentingan orang banyak.,
mereka tidak lagi memperhatikan kepentingan kita,karena kita juga asyik-asyik saja mengikuti kepentingan mereka.
mungkin mereka sempat merasa kalau kta mungkin dirugikan dari keputusan ini, dan kita akan sakit hati bahkan marah.
Tapi dengan cepat mereka akan berpikir:
Memaafkan orang memang baik bagi kita maupun bagi mereka.
tapi kalau orang berbuat sesuatu yang menyakiti lalu kita hanya berkata Ah, tidak apa-apa kok.
tidak usah dipikirin..nyantai broo...
itu akan membuatnya berpikir bahwa itu bukan kesalahan dan besuk akan mengulanginya lagi.
.
~Kita terlalu sibuk bersikap baik pada orang lain dan lupa untuk baik pada diri sendiri.
Jika kita terus-terusan sibuk memikirkan orang lain, sibuk mendahulukan kepentingan orang lain,
kapan kita akan berbuat baik untuk diri sendiri?
karena kita sibuk berusaha membuat banyak orang bahagia.
Padahal seharusnya, untuk membuat orang lain bahagia, diri sendiri dulu harus bahagia.
Ingatlah, kita juga manusia juga punya hak untuk bahagia.
.
~kita jadi ragu untuk bisa menilai orang-orang di sekeliling.
siapa yang pantas dan siapa yang tidak layak kita bantu.(sing pantes diapiki )
kita mungkin tidak tahu bahwa diantara mereka memang ada orang-orang yang patut di beri kebaikan dan perhatian.
Mereka adalah orang-orang yang akan memberikan hal serupa saat kita membutuhkan bantuan dan tidak akan segera meninggalkan saat kepentingannya sudah selesai.
tapi ada juga orang-orang yang hanya menemui saat butuh, atau orang-orang yang justru memanfaatkan kebaikan kita .. Orang-orang yang seperti inilah yang tidak layak di beri kebaikan. tapi karena kita percaya semua orang itu baik,
jadi susah untuk menilai mereka...ya wis lah ben wae,pasrah pada Gusti Allah,sapa nandur.bakale ngundhuh.
.
~Dan saat akhirnya kita bisa berkata ‘tidak’, orang akan menganggap kita ini bercanda.
Setelah kita memikirkan semuanya, dan akhirnya bisa mengatakan tidak ,orang-orang malah menganggap bercanda.
Mungkin orang juga tidak akan percaya kalau kita bilang perbuatan mereka.bisa membuat beban dan keterpaksaan .
~Kekhawatiran berlebihan untuk ditolak orang lain, akhirnya bisa membawa orang baik bisa depresi.
Sebagai orang yang terlalu baik,kadang juga punya kekhawatiran yang tinggi terhadap pendapat orang tentang dirinya.
Dibenci orang lain jelas hal yang berbahaya.
Rasa takut untuk ditolak ini membuatnya selalu berusaha menjadi orang yang menyenangkan bagi orang lain, meskipun itu sebenarnya menyiksanya.
Kalau ini diteruskan,pasti akan tidak baik baginya.
Dan jika ini masih diteruskan lagi, lama-kelamaan orang baik akan merasa lelah, tertekan, hingga depresi.
.
**ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang terlalu baik dan paling ceria, barangkali justru orang yang paling banyak terluka.
.
**saat sibuk berusaha membahagiakan semua orang untuk bahagia
saat itu orang baik mengikis kepentingannya sendiri dan meminggirkan kepentingannya sendiri demi orang lain.
.
**ada kalanya orang baik merasa kecewa, tapi merasa tak ada gunanya mengutarakan kekecewaan itu.
Padahal orang baik juga berhak untuk menunjukkan kekecewaannya.
.
**bukannya orang baik harus berhenti menjadi orang baik.
Tapi mulai hari ini, berusaha untuk lebih banyak berbuat baik untuk diri sendiri.
Setidaknya,sebelum menghargai orang lain,
hargailah dulu diri sendiri.
tidak ada salahnya kok berkata "tidak" saat benar-benar tidak bisa. Karena segala sesuatu memang ada porsinya...kan??
.
@@menjadi orang baik itu baik tapi hati-hati dng orang yang pura-pura baik..
#fakta ....suuueeeeerrrrrr


Senin, 17 April 2017

TRITIS ESUK .,160417

TRITIS ESUK
.
ing sesrawungan kuwi asring kedadeyan ujug-ujug atine lara,
Senut-senut merga kesenggol gunem sing ora sengaja saka kanca sing lagi guyonan.
ya ana pancen kanca sing sengaja ngenyek mawa sikape...
lha wong sing rumangsa dienyek utawa ora diajeni
adate banjur kandha lara atine.
kamangka ora ana gangguan apa-apa tumrap “kerjane” ati.
awake ya tetep sehat wal afiat.
Isih kuwat mlayu,isih bisa war-wer otewer...
isih bisa tandhang gawe.
Nanging geneya bisa kandha lara atine?
ing jero awak iki ana perangan sing yen kahanane apik,
bakal becik kahanane umat manungsa.
Suwalike yen barang kasebut rusak, bakal rusak kabeh lelakone manungsa.
.
Barang kasebut yaiku ATI.
Mangka lara iku kalebu kahanan sing lagi ora apik.
Mula ora aneh yen wong sing lagi lara atine
bisa nesu, ngamuk,nyaprut,mrengut,tega mentala,muni-muni sing ora becik,sing kebangeten malah nekad ngayut tuwuh,nglalu.
lho..ya kok cupet temen nalare.
mula mangga dijaga ati ne...
aja gampang maido
aja gampang gela..
aja gampang ngrundhel
aja gampang su'udzon
(kanggo awakku dhewe iki ..hee)
.
ora usah mikir sing kira-kira ora ana paedahe.
sing kira-kira malah ndadekake beban.
jare pakne thole urip kuwi dinikmati..
mili kaya banyu,
ora usah kakehan sengek,,
alhamdulilah...
awak sehat sirah ora kumat
aku ora ngelu wae kanggoku kanugrahan sing luar biasa.
**maturnuwun Gusti
.

Anda, Fauzi Fitrianto, dan 42 lainnya
*jaka Tayub
wuah,,,contone kula..niku sering gojegkan,guyona
n..yen rem'me blong ra jarang nyerempet kiwo tengen...mengko sing kesrempet sambate karo liyan...
saka iku kabeh aquw njaluk ngapura lair tumekane batin nggih bu...mboten wonten niat sengaja gawe lara ati,,anamung guyonan..
geng siang...lan sugeng ngaso...
.
Lestari Sahsa Malika
kang jaka....pokoke oye heee..maturnuwun
Suka · Balas · Sunting · Jumat pukul 11:36
.
Jaka Tayub
maturnuwun ugi mbak...pokok yen nganti njenengan kesrempet,,langsung ngelingke yo...ojo mbok laporke pulisi...hihi