Minggu, 19 Agustus 2018

TIDAK ADA YANG SIA-SIA

Setiap yang terjadi adalah pelajaran
Bagi yang mau menerima perubahan
Tak ada satupun peristiwa kesedihan
Yang akan berlalu dengan sia sia
Kelak akan membuat kita paham dan bijaksana
Namun sesekali boleh saja kita telusuri
Di mana letak rangkaian benang merahnya
Lalu kita urai perlahan tanpa tergesa
Mencari Titik temu dari sekian banyak alasan
Akankah semakin terluka .....
atau kembali baik baik saja?
Karena hidup ini adalah pilihan

Kalau saya pasti memilih diam
Tutup telinga dan menata hati lagi
Dari segala sampah yang mengotori

Urip iku sing nrima
Ora pareng rewel  iki kae
Mundhak Gusti ALLAH mboten remen 🤪👍💕

Bunda Lestari Sahsa Malika
190818

Jumat, 17 Agustus 2018

SAHABAT BAIK

Aku berjaan menelusuri waktu
Sendiri mencoba untuk mengerti
kemudian berbincang hangat dengan hati
Tentang arti tenang dalam sebuah keriuhan
Tentang ketabahan meredam lara
Tentang ketegaran pada badai amarah

Mungkin hati ini dari awal  telah sepakat
Untuk melalui setiap langkah dengan damai
Seberapa banyak goresan pada hati
Semakin menjadikan aku kuat dan tangguh
Mungkin juga biar aku lebih leluasa
menikmati proses Menuju tua
semakin hari dada terasa lapang saja
Jauh dari kegelisahan juga kesedihan
Aku dan hatiku memang sahabat baik
Saling support dalam situasi apapun...💕💕💕

Bunda Lestari Sahsa Malika
170818

Kamis, 16 Agustus 2018

ORA PARENG MERI

Seneng iku mapane ana ati
Sapa wae ora dikeparengake meri
Merga pengerten lan maknani kebahagiaan
Antara kula lan panjenengan mesthi beda

Yen kula sqged tangi turu njranthal
Ora nganggo ngelu utawa linu
Senengku wis ora kaprah
Anak lan bojo sehat
Rejeki cukup
Alhamdulillah...

Ora kathik nganggo rewel iki kae
Apa maneh yen bisa rengeng rengeng
Nglipur manah latihan mbowo gendhing jawa
Jian....adhem ayem lir sinempyok tirta madu
Beja kemayangan tak pek dhewe 🤪🤪
Maturnuwun GUSTI💕

Bunda Lestari Sahsa Malika
160818

Selasa, 14 Agustus 2018

UNGKAPAN RASA

Aku hanyalah perangkai kata
Lalu aku satukan dalam barisan kalimat
Entah baik atau biasa saja
Apa yang aku tulis adalah ungkapan rasa
Kadang juga hanya keusilan jemari saja

Kalaupun ada orang yang suka
Lalu terinspirasi itu memang keinginan saya
Tapi jika ada yang tidak suka
Karena memang saya tak sempurna
Tidak bisa membuat banyak orang senang
Dan jika ada beberapa tulisan
Saya  benar itu atas kebaikan Gusti ALLAH
Yang telah menuntut hatiku
untuk berbagi kebaikan Melalui tulisan ....
Maturnuwun GUSTI....💕💕💕👍

Bunda Lestari Sahsa Malika
140818

SEGALA RASA

hati tempat terkumpulnya segala rasa
Setidaknya berikan beberapa ruang
Agar tidak PENUH sesak dan riuh

Bukankah hati juga butuh ketenangan??
Jika ..iya !!
prioritaskan yang pantas saja
Yang membuat gaduh biarkan berlalu👍👍💕

Bunda Lestari Sahsa Malika
140818

REFRESH SEJENAK

Setiap kalimat ada spasi
Agar ada maknanya
Seperti halnya diri kita ini
Kadang juga harus berhenti
Sejenak dalam perjalanan
Karena jenuh atau lelah mungkin?
Dalam upaya  pencapaian sesuatu

Ya...sudah jangan paksakan
tak ada salahnya istirahat sebentar
Ambil nafas....dengan rileks
Setidaknya kita juga perlu refresh
Agar  pikiran lebih jernih lagi..💕👌

Bunda Lestari Sahsa Malika
140818

Senin, 13 Agustus 2018

TUGAS MULIA IBU RUMAH TANGGA

SAYA IBU RUMAH TANGGA

Menjadi ibu rumah tangga berarti harus siap bekerja 24 jam tanpa digaji, tanpa cuti dan waktu istirahat yang sedikit sekali.
Sayangnya, masih banyak yang menganggap bahwa menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan mudah, yang bisa dilakukan siapa pun.

Faktanya, menjadi seorang ibu rumah tangga adalah hal yang berat.
Mengurus rumah sendirian, memastikan seluruh isi rumah tetap rapi sampai suami pulang ke rumah, apalagi jika sudah memiliki anak.
Tetapi, apakah para ibu rumah tangga suka mengeluh? Tidak, mereka melakukannya dengan sepenuh hati.
Mereka hanya berharap agar suami mengerti bahwa menjadi ibu rumah tangga yang diam di rumah, bukan berarti mereka menganggur dan bersantai sepanjang hari.

Melansir dari laman Bright Side, berikut ini adalah
fakta ibu rumah tangga yang sering disalahpahami suami.

1. Rutinitas sehari-hari
Bagi suami yang selalu pergi bekerja di pagi hari, dan pulang di sore hari, mereka menemukan rumah rapi dan anak-anak terlihat bersih serta wangi.
Mungkin dia akan berpikir bahwa pekerjaan istrinya di rumah sangatlah mudah.
Karena anak-anak sangat manis dan bisa duduk diam dengan tenang, pastilah ibu mereka tidak ada kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan rumah.
Tetapi fakta ibu rumah tangga yang harus diketahui para suami ialah pekerjaan mereka tidak semudah itu. Memberi makan, menyusui, menenangkan bayi yang rewel, mengganti popok, memandikan, sampai ibu hampir tidak punya waktu untuk melakukan pekerjaan rumah lain seperti mencuci, memasak, dan membereskan kekacauan di rumah yang disebabkan oleh anak-anak.

8 jam yang suami habiskan di kantor untuk bekerja juga berlalu seperti angin dalam kesibukan ibu rumah tangga mengurus anak-anaknya.
Suami yang pernah merasakan menjadi bapak rumah tangga walau sehari, pasti akan mengerti hal ini.

2. Tidak ada waktu tenang
Anak bermain sendiri dengan tenang, bayi tidur lelap, dan ibu bisa membaca buku sambil mengawasi saja. Itu tidak pernah terjadi!
Yang ada adalah anak yang bermain kotor-kotoran, ibu yang khawatir, dan bayi yang merengek meminta perhatian.
Itulah fakta ibu rumah tangga yang kedua.
Kesehariannya tak pernah sepi. Meski anak bisa tenang dan si bayi tidur selama beberapa jam, bunda pasti akan segera mengurus pekerjaan rumah lain, seperti membereskan rumah atau memasak untuk suami.

3. Kekurangan waktu untuk memanjakan diri sendiri
Mengecat kuku dengan santai?
Berendam di bak mandi selama setengah jam tanpa ada yang mengganggu?
Semua itu adalah kemewahan yang sulit dicapai oleh ibu rumah tangga.

Para ayah harus tahu, bahwa Bunda tak pernah berhenti bekerja.
Walau tanpa hasil yang memuaskan, dia akan bekerja keras membereskan rumah, hanya untuk dibuat berantakan lagi oleh si kecil.
Fakta yang satu ini harus bisa dimengerti oleh para suami, agar tidak mudah menghakimi istri, jika saat ia pulang rumah masih dalam keadaan berantakan.

4. Rasa percaya diri yang kurang
Setelah memiliki anak tubuh Bunda tidak akan sama seperti sebelum hamil dan melahirkan. Hal ini biasanya akan membuat kepercayaan dirinya menurun. Apalagi Bunda tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga maupun perawatan tubuh karena terlalu sibuk mengurus anak.
Jika Ayah mengira Bunda bisa bebas melakukan olahraga di rumah, Ayah salah besar. Karena sepanjang hari, waktu Bunda telah tersita. Kalau pun memiliki waktu luang, pasti tidak akan fokus melakukan sesuatu, karena anaknya terus mengikutinya ke mana pun pergi.

5. Cinta tanpa pamrih
Fakta ibu rumah tangga yang terakhir harusnya bisa dimengerti oleh semua suami. Karena hal ini merupakan hal yang suda terbukti, dari semua dedikasi dan pengorbanan yang Bunda lakukan untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik.
Cinta tanpa pamrih adalah kekuatan bunda, untuk bertahan menghadapi hari yang melelahkan. Berurusan dengan anak yang rewel, dan bayi yang menangis tanpa henti, tidak akan mampu ia jalani jika tidak ada cinta yang kuat di dalam hati.

Para Ayah, apakah 5 hal di atas sudah cukup membukakan mata Anda?
Betapa penting dan berharganya pekerjaan rumah tangga.
Dukung istri Anda melewati hari-harinya sebagai ibu rumah tangga dengan cara berterima kasih padanya, karena telah mengurus rumah dan anak-anak dengan baik. Itu pun sudah cukup membuat mereka bahagia.

**semoga para ibu
Selalu sehat dan tangguh💕💕💕💕
Sumber tulisan : terkutip dari beranda sosmed

Bunda Lestari Sahsa Malika
140818