Jumat, 27 Juni 2014

TATU BIRU


sumilir angin ing pereng sepi
anjalari ati tansaya atis

rinasa nglangut
ati sepa

kagubel rasa keduwung
kaya ron garing
ngeja lelayu

nglayung

wewayanganmu ngiwi-iwi
tansaya ngrujit ati

ati tansaya perih
njarem tatu biru
jroning kalbu

tega panjenengan nipakake
esem kang daktitipake

dadi segara waspa.

Racikan Meningkatkan Vitalitas Seksual Ala Bunda Sahsa

Setiap pasangan pasti mendambakan untuk memiliki vitalitas yang prima dalam setiap melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Untuk itu banyak cara yang dilakukan. Seperti totok penis, gurah penis serta ratus penis, yang sebenarnya sangat berbahaya bagi kesehatan. Di bawah ini adalah resep obat-obatan tradisional yang berfungsi meningkatkan vitalitas seksual Anda.
Bahan-bahan :
• 2 butir kuning telur.
• 3 batang petai Cina.
• 1 sendok makan madu asli.
• 30 butir merica hitam.
Cara membuat :
Telur diambil kuningnya dan dikocok hingga halus. Kemudian petai Cina diambil isinya saja dan dijemur sampai kering lalu digerus hingga halus. Merica digerus sampai halus lalu ke-3 bahan ini dicampur menjadi satu. Tambahkan madu, lalu aduk sampai rata. Adonan ramuan kemudian diminum sekaligus tanpa menyisakan ampas.

KETIKA AKU CEMBURU

aku kehilangan kata
ketika rasa cemburu
menyesak di dada

hanya diam 
bergelora di dada
sepi membisu
mengurai rindu

alangkah resahnya hati
ketika cemburu mendera
pada hangatnya rembulan 
mendekap malam

lalu pada apa lagi
aku menyemai asa

jika bayangmu saja
enggan menyapa

mungkin aku harus berhenti
di tepian waktu
hingga rentang hari
tanpa rasa cemburu lagi

aahhhhhh....

TENTANG HATI

aku wahai hati yang sepi
lihatlah
putihnya awan yang berarak

pada lipatan cakrawala
yang diam tanpa suara

namun tiba-tiba sang mendung
bergelayut manja tanpa rasa

di antara warna putihnya
bertebaran nampak di langit biru

ingin ku tanya pada angin
mengapa kau menebar aroma
semerbak tentangmu

tentang rasa rindu
yang tertulis sederhana
di antara gumpalan awan

ingin ku pahat namamu
sebagai prasasti
ketika rinai hujan
belum menghapus jejakmu

aku seperti awan
yang kebetulan melintas
dalam hatimu
bersama hembusan sang bayu

aku akan pergi walau hujan
belum memudarkan anganku.

Senin, 23 Juni 2014

Ramuan Impoten Ala Bunda


Penyakit ini banyak melanda kaum pria. Orang yang menderita penyakit ini akan kesulitan memberikan Kepuasan bagi pasangannya ketika sedang melakukan hubungan seks sehingga penderita akan merasa malu dan rendah diri.
Untuk mengatasinya Anda bias mencoba ramuan dibawah ini:
Bahan-bahan :
• 1 ons jahe.
• 1 butir telur ayam kampong
• 1 buah jeruk limau/nipis yang besar
• 1 sendok makan kecap manis
• 1 sendok makan madu asli
• 7 butir merica
• 3 batang lengkuas/laos
Cara membuatnya :
Jahe, Lengkuas diparut dan jeruk nipisdiperas, lalu keduanya diambil airnya, telur dikocok sampai halus, dan merica dihaluskan. Kemudian semua bahan-bahan tadi dikocok menjadi satu.
Cara pemakaian :
Hasil ramuan diatas kemudian diminum mejelang tidur (dimalam hari) atau ketika akan bersetubuh. Sisa atau ampas perasan sebaiknya jangan dibuang. Campur ampas tadi dengan air panas . Dan setelah hangat-hangat kuku, balurkan pada penis/zakar Anda setelah bersetubuh. Lulur ini akan menjadikan penis anda bergerak lagi sehingga persetubuhan yang kedua akan bisa Anda nikmati kembali.


Minggu, 22 Juni 2014

Kidung Pamungkas Sapu Jagad

Pernah kita mendengar sebuah ilmu jawa yang konon ilmu itu di wariskan oleh seorang wali,yaitu sunan kali jaga dan di tiurunkan kepada panembahan senopati?kidung pamungkasing sapu jagad/ilmu penakhluk alam yang keampuhanya bisa menakhlukkan manusia,jin dan hewan.

Bismillah hirrohmannir rohim

Ana kidung sapu jagad cipto allah,
cahaya murub siang kalawan ndalu gumelar wonten ing jagat,
samio abyor mencorong nylametake sakatahe ing manungsa,
sadaya samia waluya jati,
jati tumekaning waras lan ora kena bahya,
gusti hyang akaryaning jagad
suci yoiku allah,
gawe mulya dadia rasa
perkasa wiwite wontening cipta,
langgeng uripe andadia
pido"a ingkang agung,
kulo nyuwun gampang sak ucap nyata
sak kreteking ati sanubari,
tinurutan mulya gampang kang sarwa tinandur,
dadiya sugih lan ora kekeurangan
apa-apa sing ka utek kaleksana,
para malaikat,nabi wali sunana panatagama
ing sajatining karamatullah
sakabehe para manungsa,hewan,jin,setan,silem,siluman,prayangan,iblis
ingkang ala gawe nujuh,
ala sirep ambungkem ala kaulak tunggaling rasa,
dzat sire allah anulak analak stru samia lumpuh lan ora bisa usik,
wurung bubar siro kabeh lumayu kapanah
syahadad tunggal, laillaha illallah hu allah hu akbar,
kamusnah panggadan syahadad rosullullah sollalaahu allihiwasalam.

Kidung Rumekso Ing Wengi


Kidung karya Sunan Kalijaga ini sudah terkenal sampai pelosok Nusantara. Di desa, kidung ini sering dinyanyikan saat pertunjukan ketoprak, wayang kulit, dan lain lain.
Inti laku pembacaan Kidung Rumekso Ing Wengi adalah agar kita senantiasa terhindar dari malapetaka. Dengan demikian kita dituntut untuk senantiasa berbakti, beriman dan taqwa kepada Allah SWT.
Adapun fungsi secara eksplisit tersuratnya antara lain:

1. Penyembuh segala macam penyakit.
2. Pembebas pageblug
3. Mempercepat jodoh bagi perawan tua.
4. Penolak bala yang datang di malam hari.
5. Menang dalam perang
6. Memperlancar cita-cita luhur.

Kidung Rumekso Ing Wengi

Ana kidung rumeksa ing wengi
Teguh hayu luputa ing Lara
Luputa bilahi kabeh
Jim setan datan purun
Paneluhan tan ana wani
Miwah panggawe ala
Gunaning wong luput
Geni atemahan tirta
Maling adoh tan ana ngarah ing mami
Guna duduk pan sirna
Sakehing lara pan samya bali
Sakeh ngama pan sami miruda
Welas asih pandulune
Sakehing braja luput
Kadi kapuk tibaning wesi
Sakehing wisa tawa
Sato galak tutut
Kayu aeng lemah sangar
Songing landhak guwaning wong lemah miring
Myang pakiponing merak
Pagupakaning warak sakalir
Nadyan arca myang segara asat
Temahan rahayu kabeh
Apan sarira ayu
Ingideran kang widadari
Rineksa malaekat
Sakathahing Rasul
Pan dadi sarira Tunggal
Ati Adam Utekku Baginda Esis
Pangucapku ya Musa
Napasku Nabi Ngisa linuwih
Nabi Yakup Pamiyarsaningwang
Yusup ing rupaku mangke
Nabi Dawud Suwaraku
Jeng Suleman kasekten mami
Nabi Ibrahim nyawaku
Edris ing Rambutku
Baginda Ngali kulitingwang
Getih daging Abubakar singgih
Balung Baginda Ngusman
Sungsumingsun Patimah linuwih
Siti Aminah Bayuning Angga
Ayup ing Ususku mangke
Nabi Nuh ing Jejantung
Nabi Yunus ing Otot mami
Netraku ya Muhammad
Pamuluku Rasul
Pinayungan Adam sarak
Sampun pepak sakatahe para
Nabi dadya sarira Tunggal.

Wiji sawiji mulane dadi
Apan apencar dadiya sining jagad
Kasamadan dening Dzate
Kang maca kang angrungu
Kang anurat kang anyimpeni
Dadi ayuning badan
Kinarya sesembur
Yen winacakna toya
Kinarya dus rara gelis laki
Wong edan dadi waras
Lamun ana wong kadhendha kaki
Wong kabanda wong kabotan utang
Yogya wacanen den age
Nalika tengah dalu
Ping sawelas macanen singgih
Luwar saking kabanda
Kang kadhendha wurung
Aglis nuli sinauran mring hyang
Suksma kang utang puniku singgih
Kang agring nuli waras
Lamun arsa tulus nandur pari puwasaa sawengi sadina,
Iderana gelengane
Wacanen kidung iku
Sakeh ngama sami abali
Yen sira lunga perang
Wateken ing sekul
Antuka tigang pulukan
Musuhira rep sirep tan ana wani
Rahayu ing payudan
Sing sapa reke bisa nglakoni
Amutiya lawan anawaa
Patang puluh dina wae
Lan tangi wektu subuh
Lan den sabar sukuring ati
Insya Allah tinekan
Sakarsanireku
Tumrap sanak rakyatira
Saking sawabing ngelmu pangiket mami
Duk aneng Kalijaga.
(Serat Kidungn Warna-warni, Surakarta, Boedi Oetomo, 1919)

Terjemahannya:
Ada nyanyian yang menjaga di malam hari
Kukuh selamat terbebas dari penyakit
Terbebas dari semua malapetaka
Jin setan jahat pun tidak berkenan
Guna-guna pun tidak ada yang berani
Juga perbuatan jahat
Ilmu orang yang bersalah
Api dan juga air
Pencuri pun jauh tak ada yang menuju padaku
Guna-guna sakti pun lenyap
Semua penyakit pun bersama-sama kembali
Berbagai hama sama-sama habis
Dipandang dengan kasih sayang
Semua senjata lenyap
Seperti kapuk jatuhnya besi
Semua racun menjadi hambar
Binatang buas jinak
Kayu ajaib dan tanah angker
Lubang landak rumah manusia tanah miring
Dan tempat merak berkipu
Tempat tinggal semua badak
Walaupun arca dan lautan kering
Pada akhirnya, semua selamat
Semuanya sejahteqga
Dikelilingi bidadari
Dijaga oleh malaikat
Semua rasul
Menyatu menjadi berbadan tunggal
Hati Adam, otakku Baginda Sis
Bibirku Musa.
Napasku Nabi Isa As
Nabi Yakub mataku
Yusuf wajahku
Nabi Dawud suaraku
Nabi Sulaiman kesaktianku
Nabi Ibrahim nyawaku
Idris di rambutku
Baginda Ali kulitku
Darah daging Abu Bakar Umar
Tulang Baginda Utsman
Sumsumku Fatimah yang mulia
Siti Aminah kekuatan badanku
Ayub kin dalam ususku
Nabi Nuh di jantung
Nabi Yunus di ototku
Mataku Nabi Muhammad
Wajahku rasul
Dipayungi oleh syariat Adam
Sudah meliputi seluruh para nabi
Menjadi satu dalam tubuhku

Kejadian berasal dari biji yang satu
Kemudian berpencar ke seluruh dunia
Terimbas oleh zat-Nya
Yang membaca dan mendengarkan
Yang menyalin dan menyimpannya
Menjadi keselamatan badan
Sebagai sarana pengusir
Jika dibacakan alam air
Dipakai mandi perawan tua cepat bersuami
Orang gila cepat sembuh
Jika ada orang didenda cucuku
Atau orang yang terbelenggu keberatan hutang
Maka bacalah dengan segera
Di malam hari
Bacalah dengan sungguh-sungguh sebelas kali
Maka tidak akan jadi didenda
Segera terbayarkan oleh Tuhan
Karena Tuhanlah yang menjadikannya berhutang
Yang sakit segera sembuh
Jika ingin bagus menanam padi
Berpuasalah sehari semalam
Kelilingilah pematangnya
Bacalah nyanyian itu
Semua hama kembali
Jika engkau pergi berperang
Bacakan ke dalam nasi
Makanlah tiga suapan
Musuhmu tersihir tidak ada yang berani
Selamat di medan perang
Siapa saja yang dapat melaksanakan
Puasa mutih dan minum air putih
Selama empat puluh hari
Dan bangun waktu subuh
Bersabar dan bersyukur di hati
Insya Allah tercapai
Semua cita-citamu
Dan semua sanak keluargamu
Dari daya kekuatan seperti yang mengikatku
Ketika di Kalijaga.
Dipetik dari buku Islam Kejawen karya Budiono Hadisutrisno terbitan Eula Book tahun 2009