
Kamis, 19 Oktober 2017
ISTRI YANG SABAR,,,
ISTRI YANG SABAR,,,
Sebagai wanita pasti semua akan mendambakan suami yang baik, lembut, setia, pengertian, bertutur kata halus, berilmu, membimbing, bertanggung jawab, dan kriteria-kriteria ideal lainnya.
Namun harus kira sadari bahwa suami adalah manusia biasa dia bukan malaikat.
Tak jarang, dalam rumahtangga ditemukan banyak sekali ketidakpedulian, ucapan kasar, dan kadang membuat hati nelangsa.. Seperti terabaikan dan sering hanya tetes airmata yang mampu melegakan dada.
**Memang istri selalu saja mengharapkan kebaikan dari suaminya, maka nasihat pun ia berikan kepada suami. Namun, manakala nasihat tidak mempan lagi, terkadang seorang istri pun ngambek dengan mendiamkan suami, dengan harapan suami kembali sadar dan kembali ke jalannya yang lurus.,,potret kehidupan sebuah keluarga, di mana istri tidak betah dengan perlakuan suami terhadapnya ataupun perilakunya. Walaupun ini tidak akan menyelesaikan masalah dengan istri mendiamkan suami dalam rangka menasihatinya Dan mengharapkan perubahan positif terjadi.
ketika terjadi konflik hal yang bisa diitempuh seorang istri adalah bersabar dengan kesabaran yang tidak ada batasnya.,,sabar adalah menahan diri ,dan sabar dalam menghadapi musibah.
Dengan sabar seorang istri senantiasa menjalankan hak-hak suami, meskipun suami menyakitinya. Dengan sabar maka istri dituntut untuk tidak melanggar batasan-batasan dalam berkeluarga sehingga ia tidak dicap sebagai istri durhaka. Dan dengan sabar ketika menghadapi musibah, maka seorang istri dituntut untuk tidak banyak menggerutu, menyesal, dan tidak mengeluh karena sedang diberi cobaan dalam menghadapi suami yang berperilaku dan berucap kasar terhadapnya.
Sabar adalah perbuatan yang amat sulit dan membutuhkan perjuangan keras, karena seseorang yang berusaha sabar berarti ia telah memikul beban yang sangat berat di pundaknya. Tidak ada yang kuat memikul beban tersebut melainkan orang yang betul-betul mengenal Gusti Allah. Karenanya, Gusti Allah akan memberikan pahala yang begitu besar kepada istri yang sabar.,,,,Aamiin yra..
Lestari Sahsa Malika
191017
KESABARAN SEORANG ISTRI
ISTRI YANG SABAR,,,
Sebagai wanita pasti semua akan mendambakan suami yang baik, lembut, setia, pengertian, bertutur kata halus, berilmu, membimbing, bertanggung jawab, dan kriteria-kriteria ideal lainnya.
Namun harus kira sadari bahwa suami adalah manusia biasa dia bukan malaikat.
Tak jarang, dalam rumahtangga ditemukan banyak sekali ketidakpedulian, ucapan kasar, dan kadang membuat hati nelangsa.. Seperti terabaikan dan sering hanya tetes airmata yang mampu melegakan dada.
**Memang istri selalu saja mengharapkan kebaikan dari suaminya, maka nasihat pun ia berikan kepada suami. Namun, manakala nasihat tidak mempan lagi, terkadang seorang istri pun ngambek dengan mendiamkan suami, dengan harapan suami kembali sadar dan kembali ke jalannya yang lurus.,,potret kehidupan sebuah keluarga, di mana istri tidak betah dengan perlakuan suami terhadapnya ataupun perilakunya. Walaupun ini tidak akan menyelesaikan masalah dengan istri mendiamkan suami dalam rangka menasihatinya Dan mengharapkan perubahan positif terjadi.
ketika terjadi konflik hal yang bisa diitempuh seorang istri adalah bersabar dengan kesabaran yang tidak ada batasnya.,,sabar adalah menahan diri ,dan sabar dalam menghadapi musibah.
Dengan sabar seorang istri senantiasa menjalankan hak-hak suami, meskipun suami menyakitinya. Dengan sabar maka istri dituntut untuk tidak melanggar batasan-batasan dalam berkeluarga sehingga ia tidak dicap sebagai istri durhaka. Dan dengan sabar ketika menghadapi musibah, maka seorang istri dituntut untuk tidak banyak menggerutu, menyesal, dan tidak mengeluh karena sedang diberi cobaan dalam menghadapi suami yang berperilaku dan berucap kasar terhadapnya.
Sabar adalah perbuatan yang amat sulit dan membutuhkan perjuangan keras, karena seseorang yang berusaha sabar berarti ia telah memikul beban yang sangat berat di pundaknya. Tidak ada yang kuat memikul beban tersebut melainkan orang yang betul-betul mengenal Gusti Allah. Karenanya, Gusti Allah akan memberikan pahala yang begitu besar kepada istri yang sabar.,,,,Aamiin yra..
Lestari Sahsa Malika
191017
Rabu, 18 Oktober 2017
MEMAKNAI BAHAGIA
Semua orang ingin bahagia.
Dan tergantung dari masing-masing individu bagaimana memaknai kebahaguian itu sendiri.
Ada yang bisa membeli sepeda roda tiga untuk anak nya,,bahagianya sudah melebihi apapun.
Dan ada yang bahagia sekali ketika melihat anak-anaknya tumbuh sehat dan pintar,,,alhamdulilah
Jadi kontek kebahagiaan itu tergantung dari sisi mana memaknainya.
Kebahagiaan itu tidak usah dikejar kejar,,,
Wahh bisa panjang urusan kalau patah kaki karena mengejar bahagia yang lari tak tentu arah.
Bahagia itu sudah ada di dalam diri dan hidup kita,
tinggal bagaimana kita menyadari dan memberdayakannya.
Tetap bekerja seperti biasa,saatnya makan ya makan
Saatnya pulang ya pulang,,,
Dan yang penting pencapaian diri dalam hal apapun itu jangan pernah membandingkan dengan siappun.
juga membebaskan diri dari rasa benci dan iri hati atas kesuksesan orang lain.
Mereka sukses juga karena usaha kerasnya,
Mengapa kita sibuk iri?
Banguunn,,,,,bangunnn,,,,
Yang ada adalah sakit hati
Ketika kita bisa berdamai dengan hati atas banyak hal yang menyakitkan,,
akan memudahkan dan tidak membatasi langkah kita,berjuang meraih impian,,,
maka kita sebisanya membebaskan diri untuk hidup tanpa dipengaruhi lagi oleh orang yang telah kita anggap sebagai penghalang langkah kita
.
Hidup bahagia itu jika kita bisa menerima kebahagiaan orang lain dan Tidak ada balas dendam yang lebih baik daripada hidup berbahagia. Ketika kita memaafkan, maka sebenarnya kita memberi diri sendiri kesempatan untuk berbahagia dengan langkah yang ringan dan hati lapang.
Daripada iri dan cemburu, lebih baik energi dan waktu kita gunakan untuk mempercantik diri...
Dan untuk ibu ibu yang suka cemburuan sama suami,
Daripada kita sibuk jadi satpam dan tiap jam mengecek dimana suami, lebih baik kita pakai waktunya untuk hal yang positive,misal berolah raga dan merawat diri.
Hasilnya pasti jauh lebih positif.,,
Maka dapat dipastikan situasinya bakalan terbalik suami yang sekarang sibuk mengecek keberadaan kita khan ?...heee
Hidup ini indah....
Jika kita bisa menyikapi segala sesutu dengan positive
Lestari Sahsa Malika
191017
HINDARI PERTENGKARAN DENGAN SUAMI
Dalam rumah tangga penting sekali jika selalu ada komukasi
Yang sehat.
Nyantai dengan obrolan ringan adalah cara terbaik Menjaga kehangatan keduanya.
membuat situasi hati nyaman adalah dengan tidak memulai pertengkaran.
Hal ini sangatah penting mengingat sebagian besar istri memang selalu memicu munculnya pertengkaran.
Selalu ingat bahwa tidak ada istri yang paling dibenci oleh suami selain mereka yang selalu berdebat dan bertengkar tanpa alasan yang rasional.
Jika kita memang memiliki permasalahan yang harus diselesaikan, maka pilihlah waktu dan tempat yang tepat sehingga bisa berdiskusi dengan lebih fokus.
Suami paling tidak suka debat tidak jelas apalagi kita bicara dengan nada keras,,jangan sampai meneriaki suami di tempat umum dan berharap bahwa ia akan memdengarnya.
Kita harus bisa belajar untuk bersuara tenang saat kita tidak setuju dengannya, serta jaga perubahan volume suara .
Jika dalam hati kita muncul niat untuk memulai pertengkaran, sebaiknya bertanyalah mengapa harus melakukannya. ????
Cari tahu apa yang membuat kita menjadi marah, dan cari cara agar kita bisa mendiskusikan hal tersebut dengan pola pikir orang dewasa.
Jangan bertanya atau bicara di saat yang tidak tepat
Selain itu, jangan pernah bertanya kepada suami
Mengapa.dan apa yang terjadi sementara suasana hatinya saat itu sedang tidak baik.
Jika suami sedang marah, sekalipun kita tidak tahu alasannya, dan kita juga tidak tahu bagaimana cara untuk memperbaikinya,
maka akan muncul pemikiran-pemikiran tidak jelas dan tentu menambah beban pikiran kita.
Kita sebaiknya memahami bahwa ada beberapa situasi di mana suami tidak bisa mengendalikan dirinya.
Saat ia sedang mengalami hari yang buruk,
Itu artinya ia sedang memiliki hari yang buruk dan itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan istri.
Jadi, pahami situasinya agar kemungkinan munculnya pertengkaran itu bisa diminimalisir.
Sebagai seorang istri kita harus belajar Berkompromi
Saat ada pertentangan.
Kita harus tahu bahwa hubungan suami istri itu sebenarnya bisa
Harmonis dan rukun asalkan sifat saling kompromi itu bisa diterapkan.
Dengan belajar berkompromi, maka kita akan tahu bagaimana caranya untuk mengambil keputusan bersama,
kapan pun itu.
Jangan menjadi sosok wanita/istri yang harus selalu mendapatkan keinginannya hanya dikarenakan suami kita memang sangat mudah menurutinya.
Seringkali dalam rumah tangga yang di perdebatkan adalah hal yang tidak harus diperdebatkan
Bisa jadi, ia melakukan hal tersebut hanya karena menghindari pertengkaran.
Namun hal ini bukan berarti bahwa kita sudah tidak bisa mendapatkan keinginan kita lagi.
Sebuah hubungan yang baik itu selalu didasari oleh kedua pihak yang mau berkompromi.,saling mengerti,saling memahami
Kita harus belajar untuk berdiskusi dengan nada datar,
Bukannya dengan berteriak saat terjadi silang pendapat....
Lestari Sahsa Malika
181017
Yang sehat.
Nyantai dengan obrolan ringan adalah cara terbaik Menjaga kehangatan keduanya.
membuat situasi hati nyaman adalah dengan tidak memulai pertengkaran.
Hal ini sangatah penting mengingat sebagian besar istri memang selalu memicu munculnya pertengkaran.
Selalu ingat bahwa tidak ada istri yang paling dibenci oleh suami selain mereka yang selalu berdebat dan bertengkar tanpa alasan yang rasional.
Jika kita memang memiliki permasalahan yang harus diselesaikan, maka pilihlah waktu dan tempat yang tepat sehingga bisa berdiskusi dengan lebih fokus.
Suami paling tidak suka debat tidak jelas apalagi kita bicara dengan nada keras,,jangan sampai meneriaki suami di tempat umum dan berharap bahwa ia akan memdengarnya.
Kita harus bisa belajar untuk bersuara tenang saat kita tidak setuju dengannya, serta jaga perubahan volume suara .
Jika dalam hati kita muncul niat untuk memulai pertengkaran, sebaiknya bertanyalah mengapa harus melakukannya. ????
Cari tahu apa yang membuat kita menjadi marah, dan cari cara agar kita bisa mendiskusikan hal tersebut dengan pola pikir orang dewasa.
Jangan bertanya atau bicara di saat yang tidak tepat
Selain itu, jangan pernah bertanya kepada suami
Mengapa.dan apa yang terjadi sementara suasana hatinya saat itu sedang tidak baik.
Jika suami sedang marah, sekalipun kita tidak tahu alasannya, dan kita juga tidak tahu bagaimana cara untuk memperbaikinya,
maka akan muncul pemikiran-pemikiran tidak jelas dan tentu menambah beban pikiran kita.
Kita sebaiknya memahami bahwa ada beberapa situasi di mana suami tidak bisa mengendalikan dirinya.
Saat ia sedang mengalami hari yang buruk,
Itu artinya ia sedang memiliki hari yang buruk dan itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan istri.
Jadi, pahami situasinya agar kemungkinan munculnya pertengkaran itu bisa diminimalisir.
Sebagai seorang istri kita harus belajar Berkompromi
Saat ada pertentangan.
Kita harus tahu bahwa hubungan suami istri itu sebenarnya bisa
Harmonis dan rukun asalkan sifat saling kompromi itu bisa diterapkan.
Dengan belajar berkompromi, maka kita akan tahu bagaimana caranya untuk mengambil keputusan bersama,
kapan pun itu.
Jangan menjadi sosok wanita/istri yang harus selalu mendapatkan keinginannya hanya dikarenakan suami kita memang sangat mudah menurutinya.
Seringkali dalam rumah tangga yang di perdebatkan adalah hal yang tidak harus diperdebatkan
Bisa jadi, ia melakukan hal tersebut hanya karena menghindari pertengkaran.
Namun hal ini bukan berarti bahwa kita sudah tidak bisa mendapatkan keinginan kita lagi.
Sebuah hubungan yang baik itu selalu didasari oleh kedua pihak yang mau berkompromi.,saling mengerti,saling memahami
Kita harus belajar untuk berdiskusi dengan nada datar,
Bukannya dengan berteriak saat terjadi silang pendapat....
Lestari Sahsa Malika
181017
JANGAN BERLEBIHAN DALAM BERTEMAN
JANGAN BERLEBIHAN DALAM BERTEMAN
Di sebuah pertemanan pasti kita pernah merasakan tidak nyaman,karena sebuah ucapan atau sikap yang tidak menyenangkan.
Tapi setidaknya kita bisa menahan rasa sebal itu untuk menghargai mereka.
berkompromi dengan hati untuk menerima teman itu apa adanya. Jangan pernah kita berharap lebih terhadap teman,
Masalah berteman,
yang membuat seseorang tidak disukai seringkali disebabkan oleh “pemaksaan kehendak”
agar teman menjadi seperti apa yang kita mau.,,
Hee,,,,ingatlah mereka bukan fotokopian diri kita.
Tapi setidaknya untuk membuat sebuah pertemanan nyaman,
Mulai saja dari diri sendiri,
Kita ciptakan situasi per temanan merasa nyaman,
Dengan cara kita selalu menghargai dan menghormatinya.
Betapapun, kita telah menganggap sangat dekat dengannya.
Berilah pujian dan penghargaan kepada teman, agar ia menyukai kita
Dan terkesan dengan kebaikan hati kita yang sangat peduli pada apa yang dia katakan.
Mudah kan,,,?? Tapi jangan berlebihan biar terkesan natural dan tidak penuh basa-basi.
Misal kita menjadi pendengar yang baik saat teman berbicara.
Simak dengan baik jangan pernah memotong pembicaraan teman, apalagi mendebatnya di depan banyak orang yang membuatnya terkesan dipermalukan.
Itu seperti merampas kebahagiaan seseorang saat berbicara,
Karena akan selalu mengingat kita sebagai orang yang sangat menyebalkan.,,,
Waahhh,,,,,jahatnya kita
Menjadi teman yang baik memang tidak mudah,tapi bisa di usahakan.
Memjadi tempat curhat,pemberi solusi bagi teman, bukan sebaliknya menjadi beban bagi teman.
Seorang suka berteman dengan kita pada dasarnya agar merasakan kebahagiaan dengan tidak menambah masalah.
Maka, kalau berteman jangan suka menambah masalah...
Gegeran,,,rasan2,,,adu domba,fitnah,,,itu tidak baik
Sering ada teman yang datang dan mereka curhat,
Maka dengarkan saja curhatnya.
Tidak perlu masuk secara lebih jauh terhadap masalah yang dicurhatkan.
Sebagian besar curhat, sebenarnya hanya ingin memperoleh dukungan pembenaran, bukan solusi.
Karena, solusi sebenarnya sudah ada pada apa yang ia curhatkan sendiri.
Sebaliknya, jangan sering kita bercurhat ria kepada teman, karena hal ini akan terkesan menjadi beban atau masalah bagi teman.
Tempatkan diri kita pada porsinya
Jangan berlebihan dalam berteman
Karena kadang teman itu hanya sebatas nama
Berlaluya waktu juga akan menghilang
Tanpa ada kabar berita dan entah dimana
Lestari Sahsa Malika
181017
Di sebuah pertemanan pasti kita pernah merasakan tidak nyaman,karena sebuah ucapan atau sikap yang tidak menyenangkan.
Tapi setidaknya kita bisa menahan rasa sebal itu untuk menghargai mereka.
berkompromi dengan hati untuk menerima teman itu apa adanya. Jangan pernah kita berharap lebih terhadap teman,
Masalah berteman,
yang membuat seseorang tidak disukai seringkali disebabkan oleh “pemaksaan kehendak”
agar teman menjadi seperti apa yang kita mau.,,
Hee,,,,ingatlah mereka bukan fotokopian diri kita.
Tapi setidaknya untuk membuat sebuah pertemanan nyaman,
Mulai saja dari diri sendiri,
Kita ciptakan situasi per temanan merasa nyaman,
Dengan cara kita selalu menghargai dan menghormatinya.
Betapapun, kita telah menganggap sangat dekat dengannya.
Berilah pujian dan penghargaan kepada teman, agar ia menyukai kita
Dan terkesan dengan kebaikan hati kita yang sangat peduli pada apa yang dia katakan.
Mudah kan,,,?? Tapi jangan berlebihan biar terkesan natural dan tidak penuh basa-basi.
Misal kita menjadi pendengar yang baik saat teman berbicara.
Simak dengan baik jangan pernah memotong pembicaraan teman, apalagi mendebatnya di depan banyak orang yang membuatnya terkesan dipermalukan.
Itu seperti merampas kebahagiaan seseorang saat berbicara,
Karena akan selalu mengingat kita sebagai orang yang sangat menyebalkan.,,,
Waahhh,,,,,jahatnya kita
Menjadi teman yang baik memang tidak mudah,tapi bisa di usahakan.
Memjadi tempat curhat,pemberi solusi bagi teman, bukan sebaliknya menjadi beban bagi teman.
Seorang suka berteman dengan kita pada dasarnya agar merasakan kebahagiaan dengan tidak menambah masalah.
Maka, kalau berteman jangan suka menambah masalah...
Gegeran,,,rasan2,,,adu domba,fitnah,,,itu tidak baik
Sering ada teman yang datang dan mereka curhat,
Maka dengarkan saja curhatnya.
Tidak perlu masuk secara lebih jauh terhadap masalah yang dicurhatkan.
Sebagian besar curhat, sebenarnya hanya ingin memperoleh dukungan pembenaran, bukan solusi.
Karena, solusi sebenarnya sudah ada pada apa yang ia curhatkan sendiri.
Sebaliknya, jangan sering kita bercurhat ria kepada teman, karena hal ini akan terkesan menjadi beban atau masalah bagi teman.
Tempatkan diri kita pada porsinya
Jangan berlebihan dalam berteman
Karena kadang teman itu hanya sebatas nama
Berlaluya waktu juga akan menghilang
Tanpa ada kabar berita dan entah dimana
Lestari Sahsa Malika
181017
Langganan:
Postingan (Atom)


