Kamis, 27 Juli 2017

CATATAN HATI *BBM,270717

CATATAN HATI ON BBM << 270717





Semoga kelak tulisan ini bermanfaat...
Terkmakasih.

Salam sayang ku untuk penjengan yg sudah mampir ke blog ini
270717

Jumat, 14 Juli 2017

CUKUP DAN PAS

segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
gunakan sesuatu secara cukup atau pas
tidak lebih dan tidak kurang= Ideal .

Terkadang kita selalu ingin yang lebih padahal berlebihan itu bisa menjadi dampak yang negatif bagi diri sendiri.
melakukan segala sesuatu dengan cukup sesuai dengan porsi kita masing-masing,
karena dengan kata “cukup” itu sudah bisa mewakili segalanya. Cukup makan, cukup uang, cukup tidur, dan cukup segalanya, semuanya dalam hidup dapat tercukupi, tidak kurang dan juga tidak lebih...
sederhana kan pikiran kita agar semua cukup dan membuat hidup nyaman...




.
**semangat pagi temans
Sabtu, 150717

Kamis, 13 Juli 2017

HIDUP YANG BERMANFAAT

Filosofi jawa yang sering kita dengar bahwa Urip iku urup
Terjemahan bebas....
urip= Hidup
urup = Nyala

memiliki makna hidup itu hendaknya membei manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang kita berikan tentu akan semakin baik bagi kita maupun orang lain.
Makna filosofi ini luar biasa, bahwa kita dilahirkan di dunia ini untuk saling memberi, menolong dan membantu sesama tanpa ada rasa pamrih.
banyak para bijak dan sesepuh dhawuh bahwa manusia sebagai makhluk sosial harus saling interaksi dan menolong kepada sesama.
memberi manfaat pada sesama ibarat api yang menyala,
api bukan berarti bara yang membakar dan memusnahkan tetapi api memiliki makna sebagai cahaya yang selalu menyala dan menyinari setiap langkah manusia ke jalan yang benar.
oleh karena itu hidup kita harus punya nilai manfaat yang selalu memberi cahaya yang terang agar setiap langkah kita dapat berjalan ke arah kebenaran.
.
jaga ucapan dan prilaku agar orang yang mengenal kita dan berinteraksi dng kita merasa nyaman dan tidak ada keresahan yg di timbulkan krn kita.
kadang kita berbuat sesuatu yang keliru itu adalah krn mmg kita sbg manusia tak luput dr khilaf dan lupa, tetapi kalau kekeliruan itu diulang berarti sudah menjadi wataknya.
Mari kita mengisi hidup kita dengan manfaat yang berguna dan mari kita saling menjaga agar langkah kita bisa bermanfaat bagi semua.
semoga tulisan ini ada manfaatnya buat kita semua. Maturnuwun..


lestari sm,120717

Sabtu, 01 Juli 2017

PENTINGNYA GURU SEJATI

PENTINGNYA GURU SEJATI

Peran Guru Sejati (sedulur papat lima pancer)
Sudah jelas betapa pentingnya Guru Sejati dalam kehidupan kita yang penuh ranjau ini.
Perahu kehidupan kita berlabuh dalam samudra kehidupan yang penuh dengan marabahaya.
Kita harus selalu eling dan waspada ,
sebab setiap saat kemungkinan terburuk dapat menimpa siapa saja yang lengah.

Guru Sejati akan selalu memberi peringatan kepada kita akan marabahaya yang mengancam diri kita.

Guru Sejati akan mengarahkan kita agar terhindar dari malapetaka, dan bagaimana jalan keluar harus ditempuh.
Karena Guru Sejati merupakan entitas zat atau energi kebaikan dari pancaran cahaya Illahi,
maka Guru Sejati memiliki kewaskitaan luarbiasa.

Guru Sejati sangat cermat mengidentifikasi masalah, dan memiliki ketepatan tinggi dalam mengambil keputusan dan jalan keluar.
Biasanya Guru Sejati “bekerja” secara preventif antisipatif,
Membimbing kita agar supaya tidak melangkah menuju kepada hal-hal yang akan berujung pada kesengsaraan, malapetaka, atau musibah.

Lestari sahsa. mAlika
010717

TANDA PENCAPAIAN SPIRITUALITAS TINGGI


TANDA PENCAPAIAN SPIRITUALITAS TINGGI
Keberhasilan mengolah Guru Sejati, tatarannya akan dapat dicapai apabila kita sudah benar-benar ‘lepas’ dari basyor atau raga/tubuh.
Yakni jiwa yang telah merdeka dari penjajahan jasad.
Bukan berarti kita harus meninggalkan segala kegiatan dan aktivitas kehidupan duniawi, itu salah besar !!
Sebaliknya, kehidupan duniawi menjadi modal atau bekal utama meraih kemuliaan baik di dunia maupun kelak setelah ajal tiba. Maka seluruh kegiatan dan aktivitas kehidupan duniawi sudah tidak dicemari oleh hawa nafsu.
Kebaikan yang dilakukan tidak didasari “pamrih”; sekalipun dengan mengharap-harap iming-iming pahala-surga, atau takut ancaman dosa-neraka.
Melainkan kesadaran makrokosmos dan mikrokosmos akan kodrat manusia sebagai makhluk Tuhan,
hendaklah memposisikan diri bukan sebagai seteruNya, tetapi sebagai “sekutuNya”, sepadan dan merasuk ke dalam gelombang Ilahiah.
kesadaran spiritual bahwa kemuliaan hidup kita apabila kita dapat bermanfaat untuk kebaikan bagi sesama tanpa membeda-bedakan masalah sara.
Orang yang memiliki kesadaran demikian,
hakekat kehendaknya merupakan kehendak Tuhan.
Apa yang dikatakan menjadi terwujud, setiap doa akan terkabul.
Ucapannya diumpamakan “idu geni” (ludah api)
yang diucapkan pasti terwujud. Kalimatnya menjadi “Sabda Pendita Ratu”, selalu menjadi kenyataan.
**
Selain itu, tataran tinggi pencapaian “ilmu batin/
spiritual” dapat ditandai apabila kita dapat menjumpai wujud “diri” kita sendiri, yang tidak lain adalah Guru Sejati kita.
lebih dari itu, kita dapat berdialog dengan Guru Sejati untuk mendengarkan nasehat-nasehatnya, petuah dan petunjuknya.
Guru sejati berperan sebagai “mursyid” yang tidak akan pernah bicara omong kosong dan sesat, sebab Guru Sejati sejatinya adalah pancaran dari gelombang Yang Maha Suci.
Di sana lah, kita sudah dekat dengan relung ’ sastra jendra hayuning rat’
yakni ilmu linuwih
“ibu” dari dari segala macam ilmu, karena mata (batin) kita akan melihat apa-apa yang menjadi rahasia alam semesta, sekalipun tertutup oleh pandangan visual manusia maupun teknologi.
.
Tanda-tanda pencapaian itu antara lain,
kadang seseorang diizinkan sang pencipta untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang, melalui vision, mimpi, maupun getaran hati nurani.
Semua itu dapat merupakan petunjuk Gusti Allah.
Maka tidak aneh apabila di masa silam para leluhur memperoleh kawaskitan, kemudian menuangkannya dalam berbagai karya sastra kuno berupa; suluk, serat, dan jangka atau ramalan (prediksi).
Jangka atau prediksi diterima oleh budaya Jawa sebagai anugerah besar terkadang dianggap sebagai peringatan dari sang peciipta.
agar manusia dapat mengkoreksi diri, hati-hati, selalu eling-waspadha dan melakukan langkah antisipasi.
**

Sumber : google/ tentang sedulur papat lima pancer

Lestari sahsa malika
010717

RIYAYA KUPAT/KUPATAN 2017

RIYAYA KUPAT/KUPATAN
.
kupatan merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat jawa pada hari ke 8 setelah hari raya idul fitri, yakni tradisi membuat ketupat dan di rencak bersama di musholla dan masjid. Tradisi ini biasa dilakukan di desa saya yaitu desa barek ngadiluhur balen bojonegoro.
entah kapan adanya tradisi awal mula kupatan ini..
kami orang muda hanya meneruskan saja.
.
Ketupat merupakan makanan yang berasal dari beras yang dibungkus dengan daun janur yang dianyam berbentuk segiempat kemudian direbus.
Lebih dari sekedar tradisi kupatan memiliki makna yang cukup mendalam.
Kupatan dianggap sebagai simbolisasi keislaman manusia yang sudah sempurna.
Kupatan berasal dari kata
"ngaku lepat" yang berarti mengakui kesalahan.
>>Mengandung makna filosofis bahwa manusia diperintahkan untuk mengakui kesalahannya, saling bermaafan dengan ditandai tradisi silaturrahim ke rumah sanak keluarga dan tetangga saat hari raya idul fitri.
kupat berasal dari bahasa Arab "kuffat" yang berarti sudah cukup harapan.
setelah berpuasa selama 1 bulan dan 6 hari setelah lebaran,
maka orang-orang yang kuffat merasa cukup ibadahnya, sebagaimana hadits Nabi
"hal demikian bagaikan puasa 1 tahun penuh".
*
Janur sebagai bungkus ketupat berasal dari kata " ja a nur" yang berarti telah datang cahaya. Makna yang terkandung adalah bahwa umat muslim mengharapkan datangnya cahaya dari Allah SWT yang senantiasa membimbing mereka pada jalan kebenaran yang diridhai oleh Allah SWT.
.
Isi ketupat berasal dari beras terbaik yang dimasak sampai menggumpal " kempel",
memiliki makna kebersamaan dan kemakmuran.
.
Bentuk ketupat yakni segiempat, menjdai simbol/
perwujudan cara pandang " kiblat papat lima pancer"
yang menegaskan adanya hamonisasi dan keseimbangan alam.
empat arah mata angin utama yaitu timur, selatan, barat dan utara yang bertumpu pada satu pusat.
Maknanya adalah bahwa dalam kehidupan ini, ke arah manapun manusia melangkah hendaknya tidak pernah melupakan pancer yaitu Gusti Allah Yang Maha Esa.
**
Tradisi kupatan dibawa oleh walisongo khususnya sunan Kalijaga sebagai upaya untuk menyebarkan agama Islam kepada masyarakat yang mayoritas beragama Hindu.
Para wali memasukkan dan mengganti adat hindu dengan nilai-nilai Islam tanpa merubah budaya lokal yang telah mengakar kuat.
disinilah terlihat betapa Islam masuk ke tanah Jawa dengan perdamaian.
Proses asimilasi yang berlangsung justru membuat masyarakat lebih mudah menerima Islam dengan terbuka tanpa mengurangi kesakralan nilai-nilai aqidah Islamiyah.
bagdha magrib warga berduyun-duyun pergi ke masjid dan musholla terdekat dengan membawa hidangan
kupat dan lepet,
berdoa bersama dan diakhiri dengan makan bersama ketupat yang dibawa.
Kupatan menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT yang melimpahkan rahmat kepada umat muslim sehingga bisa melaksanakan ibadah puasa dan merayakan hari raya idul fitri.
Melihat rangkaian acara dan makna filosofis yang terkandung, maka tradisi kupatan termasuk pada adat yang Selaras dengan nilai-nilai Islam.
Melihat nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi kupatan, hendaknya kita semua dapat mengambil nilai positif
dan lebih berharap bahwa tradisi kupatan yang dilaksanakan di masjid dan musholla sebagai ungkapan rasa syukur yang berisi rangkaian doa bersama dan makan bersama, selain untuk mengharap ridha Allah juga dapat mempererat ukhuwah islamiyah umat islam.


*tulisan ini hadir terinspirasi oleh kupat dan lepet dan mencari dari beberapa sumber bacaan. Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan yang terjadi dalam penulisan .
wassalamualikum wr.wb



Lestari sahsa. mAlika
010717

REONI..REONI..REONI...JUNI 2017

Saben Idul Fitri utawa riyaya akeh wong ngadakne reoni.
embuh kanca tk,sd,smp sma utawa kuliah.
rame-rame umyek ngundang halal bihalal utawa temu kangen
satemene ya apik-apik wae nyambung tali silahturahim.
aku dhewe ya seneng kok..heee
amerga lantaran reoni bisa ketemu maneh karo kanca sekolah sing wis puluhan tahun pisah.
ning yen reoni iku diadakne sak angkatan utawa reoni akbar,mesthi rasa bungah luwih gedhe amerga kita bisa ketemu kanca akeh sing mbiyen mesthi nate ana kisah-kisah manis ..hiii
tapi emane akeh sing wis berubah wajahe uga awakke..
yen biyen langsing saiki langsung..hha
yen biyen unyuk-unyuk saiki embuh piye yen ngarani.
seje maneh yen reoni iku diadakne mung terbatas contone mung sak kelas wae...
waahhh.... mesthi malah seruuuu pol..sumpih
jalaran akeh kenangan lan kekonyoloan bareng mbiyen sing bisa di critakake maneh.
*
akeh wong sing bubar reoni malah kecewa utawa malah gela.
lhooo....geneya bund?
reoni jarene mung kanggo ajang pamer lan nudhuhake yen dhewekne wis sukses lan sugih,berpangkat lan kemulan donya brana.
lan kanggone kanca sing durung kasil lan panguripane pas-pasan, reoni ndadekake minder.
isin lan grogi yen kumpul sing wis sukses.
critane ana sing dadi pengusaha, pegawai negeri sipil,utawa.bos minangka pimpinan ing perusahaan gedhe..
teka reoni nitih mobil mewah, cekelane ponsel rega larang klambine ketok wah..perhiasane gemebyar..jiann ra kaprah.
ya mesthi wae kanca sing mung biasa wae ya isin minder yen sak pejagong.
ya yen kanca mau isih nganggep lan karaktere isih kaya mbiyen lha yen wis berubah apa gk malah wirang yen omong-omong mung di langgati di respon kanthi tembung..
ohh..
mosok...
hemm...
ya ta?
kesan sombong lan angkuh akehe nempel ing kanca sing saben dinane sesrawungan karo wong gedhe.
lha kanca sing mung urip ana ndesa apane lak mung plonga-plongo,apa maneh dialeg jenogorone kenthel banget, miturut kanca sing sugih lak dianggep ndesani..hadewwww sabarrr
*
Terkadhang reuni malah ndadekake kesenjangan antarane kanca sing sugih lan durung sugih.
Mereka yang sudah berhasil gabungnya dengan teman-teman yang sudah berhasil,
sedangkan teman yang belum berhasil gabungnya pun dengan teman yang belum berhasil.
lhoo.....iya apa iya..heee
Sedih sih yen krungu kanca curhat ngono kuwi,
(yg curhat ini bukan teman sekolah ,jadi yg merasa temanku sekolah tdk ada kaitan dng pnjngn,maaf)
.
belum lagi banyak rekan-rekan yang mengikuti reuni hanya sekedar temu kangen dan have fun,
selpi lan jeprat-jepret sampek layar sosmed kebak gambar reoni.
ya oleh wae ora ana sing nglarang,wong ya hpne dhewe kok..internete dhewe..heee
itu juga salah satu kebahagiaan yang tdk bisa ternilai dengan apapun.
momen indah yg harus di abadikan dng bagus.
kapan lagi bisa ketemuan...
karena kita tdk tahu usia kita bertahta,jadi jng berpikir negatif jika ada teman kita suka selpi dng teman2nya.
trus dishare di grup..yg otomatis akan menumpuk di galery.
paling sedih jika ada yg komen..
"iki selpi wae senengane
ngebeki galery,"
lho seharusnya lak ya seneng ana sing perhatian ana sing gelem ngabadikan acara,,yongalah Gusti..kecewA
*
atau bahkan ada cerita dari bebrapa sahabat yang CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali).
hadeww...hadewww...
Maka tidak heran ada suami atau isteri yang tidak memperbolehkan pasangannya reunian karena dikhawatirkan mereka akan memanfaatkan jadi ajang ketemuan dan cintanya bersemi kembali.
>>
(bener bund...aja oleh bapake ndherek reoni bahaya kecuali sekeluarga ikut hadir itu baru sip,sambil memperkenalkan suami/istri)
Tidak bisa dipungkiri, saat ini dng adanya reoni lanjut di grup wa banyak teman Setelah acara reunian yang tadinya adhem ayem keluarganya akhirnya memanas dan bahkan sering gegeran.
cemburu atau apalah namanya yg jelas,kita harus bisa menempatkan diri jangan terbawa arus hingga lupa bahwa kita ini lho..sudah tua rambutpun sudah berwarna...
Tapi sebenarnya semua kembali lagi kepada diri kita masing-masing.
Kalau reuni tersebut bisa membawa dampak yang baik silakan ikuti tapi kalau dampaknya kurang baik lebih baik tidak usah hadir.
apalagi yg hanya hura-hura dan grudag-grudug yang memhuat teman lain iri dan tidak respek.
...ngaten nggih bapak/ibu,?
*
dan yang paling penting jaga keutuhan rumah tangga .
jangan menuruti gengsi dan gaya hidup agar di anggap wah oleh teman.
tampil apa adanya dan jangan pura-pura kaya agar ke depannya kita tidak sibuk mempoles diri .
.
@tulisan saya ini tidak untuk siapa2,hanya menyikapi fenomena lebaran yg bertebaran REONI
jadi mhn maaf jika ada kesamaan cerita..suerrr tdk ada maksud demikian.



Publikasi face book
Lestari sahsa malika 
010717